Jangankan Liga Europa, Liga Champions Saja Mereka Kalah!!

Jika di dunia perfilman ada yang mengenai Piala Oscar, maka dalam ajang pertandingan Sepak Bola ada juga yang namanya Ajang Liga Champions yang bisa dibagi menjadi beberapa ajang. Ada yang ajang Europa, ada juga ajang Liga Italia, ada Liga Jerman,.. dan di Indonesia sendiri ada ajang Piala Presiden. Dari sekian banyaknya ajang, yang sangat mendunia dan ditunggu-tunggu dari setiap negara yang ada yakni ajang Piala Dunia. Dimana dari tiap-tiap negara bsia mengirimkan perwakilan sepak bola yang mengikuti kompetisi bergengsi ini. dari adanya ajang-ajang liga Champions ini juga menghadirkan berbagai macam tim sepak bola yang ada. Menurut mimin nih dari semua ajang yang ada, hanyalah Liga Eropa, Liga Champion, dan juga Piala Dunia yang menjadi pusat dan Uforia yang dihadirkan juga sangat amat meriah. Jadi, tak heran jika lebih banyak diminati oleh seluruh orang di banding dengan liga yang lainnya (Bukan berarti liga yang lain jelek ya gengs, hanya saja pertandingannya lebih bergengsi yang sudah mimin sebutkan barusan ).

Walau banyak diikuti oleh tim sepak bola yang handal-handal dari berbagai macam club dan juga negara yang ada. Ternyata masih ada loh club bola terbesar yang dimana belum pernah merasakan yang namanya juara dalam ajang liga Champions yang ada. Bagaimana ajang Europa kalau di Champions saja masih kalah terus menerus. Dalam liga Champions yang dilancir dari salah satu sumber media yang ada, menyatakan bahwasannya Real Madrid menjadi club yang paling banyak mengkoleksi  gelar liga Champions dengan 13 kali menjuarai. Yang selanjutnya diikuti oleh Baywern Munchen, Liverpool, serta Barcelona.

Club Yang Jarang Sekali Menang Liga Bergengsi

# Club AS ROMA

Dimana club ini sudah sangat terkenal sekali bagi kalian para pecinta sepak bola atau Football Lovers dimanapun kalian berada. AS Roma ini sendiri masuk kedalam daftaran club sepak bola yang jarang bahkan hampir tidak pernah menjuarai Liga Champions yang ada. Ketika sebelumnya berganti sebuah format ke Champions Leagues, AS Roma sendiri memang sudah pernah menjajal yang namanya laga Final European Cup tahun 1984 silam.

Namun, semenjak club ini masuk ke dalam UEFA dan memutuskan untuk berganti sebuah format di dalam kompetisinya, club yang berasal langsungd ari ibukota Italia ini pun amsih saja gagal untuk bisa menebus yang namanya babak final. Walau dulunya pernah di perkuat dengan adanya Giallorossi dengan pemain-pemain handal seperti Francesco Totti sampai ke Gabriel Batistuta pun masih saja gagal dalam meraih ajang bergengsi yang satu ini.

Walau begitu, club ini pun pernah mendapati sebuah pencapaian dikala menuju semifinal untuk edisi 2017 sampai 2018 lalu, yang rela juga mengakui keunggulan Liverpool dengan agregat 5 – 2.

# Club PSG

Selanjutnya masuk ke tim yang notabennya bisa dikatakan tim bagus, namun bisa dikatakan jelek seklai dalam bertanding untuk memperebutkan sebuah liga bergengsi seperti liga champions. Hal ini terhitung semenjak adanya Nasser Al- Khelafi yang mengambil alih akan adanya Paris Saint , Germain di tahun 2011 silam yang dimana, dirinya itu lantas saja langsung merubah yang namanya Les Parisiens sebagai salah satu klub yang patut untuk diwaspadai dilantarkan bisa untuk mendtangkan  pemain-pemain bintang ke Parc Des Princes.

PSG sendiri sudah berani mengeluarkan dana sebesar 358 juta pround demi membeli Neymar beserta Kylian Mbappe. Yang ternyata tidak bisa mengangkat tim PSG masuk ke babak finasl dalam liga Champions yang ada. Tahun 2018-2019 menjadi salah satu bukti bahwasannya squad dari Thomas Tuchel harus rela tersingkirkan di ababk 16 besar, usai dikalahkannya oleh MU. Dimana yang membuat sedih ialah, saat sudah unggul diawal, dah harus tumbang diakhir dengan skor 1-3.

# Club Sporting CP

Ada yang kenal dengan tim ayng 1 ini ? dimana peranan dalam liga champions ini gagal diraih oleh tim ini secara terus menerus. Dimana bahwa tim ini sendiri sering menggangu Porto, serta Benfica pada liga domestik dalam memperebutkan yang namanya gelar juara. Walau seperti itu, Loes juga tidak begitu mendapatkan sebuah nasib yang baik ketika harus memainakn yang namanya ajang liga Champions. Untuk catatan terbaikd ari adanya klub yang bermarkasan di Estadio Jose Alvalade adalah menembus adanya babak 16 besar saja pada waktu itu, dan benar saja, statan ini menjadi salahs atu catatan bersejarah yang sangat mengecewakan jika dibandingkan dengan adanya Porto yang pernah membantu dalam mengangkat trofi si kuping besar tahun 2004 silam.

# Club Tottenham Hotpsur

Club atau tim sepak bola yang lebih akrab di panggil dengan nama Tottenham ini ternyata juga tidak pernah mendapatkan kemenangan didalam liga champions yang ada. Namun, hanya berhasil dalam menembus babak semifinal di liga champions saja. Hal ini didukung pada saat Tottenham Hotspur asuhan langsung dari Muricio Pochettino di tahun 2018-2019 di liga Champions tersebut. walau begitu, melihat dari adanya kondisi saat ini pun Spurs yeng telah tertinggal dari 0-1 oelh lawanya, yakni Ajax Amsterdam yang saat memainkan leg untuk pertama kalinya di hadapan Supporternya sendiri ini memiliki potensi gagal dalam menuju laga final di sepanjang sejarah klub yang ada. Cukup buruk yah guys.

# Club Manchester City

Selanjutnya club ternama seperti Manchester City pun saja masih mengalami kegagalan di dalam meraih liga Champions yang ada. Dimana Manchester City ini sendiri selalu bergelut dengan Manchester United yang notabennya merupakan musuh di dalam setiap pertandingan yang ada. Untuk nasib yang dimiliki oleh Mnachester City ini, sama seperti nasibnya dari PSG yakni Paris Saint Germain ketika sedang menjalani sebuah kompetisi Liga Champions yang ada.

Seperti yang sduah diketahui sebelumnya, setiap musimnya yakni The Citizens yang dimana selalu mengeluarkan adanya dana besar dalam sebuah bursa transfer untuk bisa menguatkan komposi Squadnya dan juga bahkan kini Pep Guardiola yang ditunjuk langsung sebagai pelatih utama yang membuat suatu mabisi di Manchester City untuk terus merebut gelar juara Champions yang semakin lama semakin besar lagi.

Yang membuatnya prihatin adalah ketika Guardiola di Mnachester City tahun 2016 silam pun , pelatih yang memiliki kepala plontos ( Botak = tidak memiliki rambut penuh ) masih saja gagal terus menerus untuk membawa club besarnya tersebut menang untuk dalam liga champions yang ada.

Itu tadi adalah beberapa bagian club atau tim sepak bola yang notabennya club-club besar, namun masih saja gagal untuk bisa mendapatkan piala bergengsi sebesar liga Champions ini harus musnah. Entah  karena pemainnya, karena strateginya, atau karena kurangnya konsistensi dari tiap pemain yang membuat jadinya tim tim ini susah untuk mendapatkan kemenangan dalam liga besar yang ada.