Tak Ada Arsenal, Club’ Ini Libas Liga Champions

Permainan sepak bola tak akan pernah jauh dari kata Club sepak bolanya, strategi permainannya, keunggulan dari tim tersebut, pemain cadangan, aturan pada permainannya, karakteristik pemainnya serta yang paling penting ialah ajang kejuaraan ya yang selalu di tunggu-tunggu oleh semua orang yang ada di dunia ini. Dari masa ke masa, perkembangan sepak bola ini terus maju dan melahirkan beberapa tim ternama dari tiap-tiap negaranya itu. Makannya, ajang yang paling terkenal mengenai sepak bola itu yakni ajang Piala Dunia. Karena, mempertaruhkan nama baik dari negara tersebut. Selain itu, piala bergengsi seperti UEFA Champions league atau UCL ,dan akrab di mata Indonesia dengan Liga Champions Eropa, menjadi ajang pertandingan yang paling bergengsi selanjutnya.
Dimana, banyak sekali club-club ternama dari Eropa yang ikut serta dalam liga ini. Misalnya saja seperti Club asal Inggris yang banyak mengikuti Liga Champions Eropa ini.


Mungkin kalian hanya mengetahui Arsenal saja yang sering mengikuti ajang Liga Champions Eropa ini. Namun sebenarnya, tanpa adanya Arsenal pun, beberapa club Inggris ini ,mampu menorehkan nama baiknya di ajang bergengsi UEFA atau Liga Champions Eropa yang hadir beberapa tahun sekali ini. Sudah banyak ko para pecinta sepak bola bahwasannya club Inggris ini banyak sekali yang ingin mendapatkan title UCL ini. Namun, jika dilihat dari catatan sejarahnya, baru tercatat beberapa club saja dari liga Inggris ini yang bisa menjuarai UCL ini. Nah, siapakah diantara club-club ini yang berhasil menorehkan nama di Liga Champions Eropa sbobet88 ini ? .. mari simak lebih detail mengenai club nya itu.

Liga Inggris Yang Menorehkan Prestasi Di Ajang UEFA / UCL

# Club Chelsea

Melihat pro kontra dari para Fansnya, Club asal Inggris ini ternyata berhasil untuk bisa menjuarai UEFA Champions League yakni UCL 1 kali pada tahun 2011 hingga 2012. Dimana, pada masa itu Chelsea masih di didik oleh pelatih yang memiliki nama Roberto De Matteo, yang berasal dari Italia. Dengan status yang dimilikinya ialah ” Caretaker ” yang menggantikan pelatih asal Spanyol, Andre Villas Boas. Pada saat mencapai 16 besar, banyak sudah orang-orang meragukan Chelsea untuk bisa masuk ke fase berikutnya. Hal ini dikarenakan, pada leg 1 tim ini telah dikalahkan oleh Napoli dengan skor 3-1. Dan lansung saja, keraguan dari semua orang ini dibantahkan oleh Chelsea. Karena, tim ini bisa untuk mengalahkan Napoli dengan cara adu Pinalti. Setelah sebelumnya memenangkan 1-4 di waktu yang Normal. Dan senuanya lansung terpatahkan ketika tim ini menjuarai langsung UEFA Champions League (UCL) di depan publik Allianz Arena yang merupakan kandang dari Bayern Munchen juga. Yang menjadi serunya ialah, sekaligus menjadi lawan dari Chelsea. Dimana menang kembali dengan cara adu Pinalti pada pertandingan sebelumnya hasil imbang dengan skor 1-1. ( Wah ini si ibarat pepatah 1,2 kali mendayung… 2 pulau sudah bisa terlewati wkwkwk ) beruntungnya tim yang satu ini.

# Club Aston Vila

Mungkin sebelumnya sudah Mimin bahas mengenai club ini yang telah menjuarai Liga Champions Eropa pada artikel sebelumnya. Dan disini mimin akan bahas lagi nih sedikitnya dari tim Aston Via ini . Club ini bertempatkan di Villa Park, West Midlands. Dimana waktu itu berhasil untuk menjuarai UEFA Champions League di tahun 1981 hingga 1982. Kemenangan nya ini berhasil untuk mengalahkan wakil Jerman, yaknin Bayern Munchen dengan skornya 1 – 0. Partai final ini, dicetak langsung oleh Peter White.
Karir dari sang pencetak gol ini harus terhentikan. Dikarenakan, sang pemain mengadakan Pensiun. Namun, tidak membuat karirnya surut di tengah jalan. Melainkan, Peter White ini sendiri telah menjadi seorang pelatih sepak bola. Dan yang menjadi kebanggaan ialah, dirinya telah dinyatakan sebagai seorang pelatih Timnas Indonesia di tahun 2004 sampai tahun 2007 silam. 3 tahun lamanya, dirinya membantu timnas Indonesia menjadi suatu tim yang bagus lagi.

# Club Nottingham Forest

Pecinta sepak bola ( Football Lovers ) yang masih milenial, tidak akan mudah mengenali club’ sepak bola yang satu ini. Bertempatkan di City Ground, West Bridgford. Nyatanya, tim Nottingham ini pernah mendapati julukan dengan ” Raja Eropa “. Dimana terjadi di 2 musim. Yaitu tahun 1978 hingga 1979, serta tahun 1978 sampai 1980.
Di musim yang pertama, club ini pernah mengalahkan wakil dari Swedia. Yakni tim Malmo FF di Final dengan skor yang di miliki adalah 1-0. Gol semata wayang ini berhasil dicetak oleh pemain tengah, yakni Trevor Perancis. Nah, untuk musim keduanya barulah tim ini langsung di Nobatkan menjadi salah satu Tim yang berhasil untuk menjuarai UEFA Champions League ( UCL )secara beruntun. Kalau tadi yang terkalahkan ialah Malmo, maka untuk musim kedua yang terkalahkan langsung yakni Hamburg SV untuk skor 1-0 oleh John Robetson.

# Club Manchester United

Club ini menjadi salah satu tim club yang paling populer di seluruh kalangan yang ada. Baik pecinta sepak bola atau juga Non Pecinta sepak bola, tahu akan kehadiran tim yang satu ini. Dimana, tim ini pernah menjuarai UEFA Champions League di tahun 1967-1968, 1998-199, dan juga tahun 2007 hingga 2008 silam. Pertandingan yang di langsungkan tim ini ada yang menjadi pertandingan paling fenomenal. Pasalnya, lagi-lagi Bayern Munchen harus tersingkirkan oleh tim ini pada tahun 1998 – 1999 di Barcelona.
MU atau Manchester United kala itu masih di bawah pengawasan langsung oleh Sir Alex Ferguson yang sudah tertinggal 0-1 lewat gol dari Mario Baster sampai ke menit 90. Dan detik-detik Injury Time inilah , MU mampu membalikan sikon dimana dengan unggul 2-1 lewat gol dari Teddy Sherigham dan juga Ole Gunnar Solskjaer. Menjuarai UEFA yang menjadi Trofi ke tiga bagi Tim Inggris ini.

# Club Liverpool

Sepanjang sejarah UEFA Champions League , tim ini dinobatkan menjadi salah satu tim dengan pemegang Trofi terbanyak di antara Club Inggris lainnya. Kurang lebih 5 kali, Liverpool memenangkan kejuaraan ini . Dari tahun ’76 – ’77, lalu ’78, 1980 hingga 1981, ’83 – ’84, dan terakhir tahun 2004 hingga 2005. Dan ditahun terkahir inilah yang diadakan langsung di Istanbul, menjadi ajang pertandingan yang mungkin tidak akan pernah dilupakan oleh tim ini.
Dimana waktu itu posisinya Liverpool sudah tertinggal 3-0 dari AC Milan melalui gol cepat yang dicetak oleh Paolo Maldini dan juga Brave Hernan Crespi. Setelah ada istirahat, tim ini kemudian bangkit dengan cetakan gol dari Steven Gerrard, Vladimir Smicer, dan juga Xabi Alonso dengan kedudukan akhirnya seimbang 3-3. Mau tidak mau, terdapat babak tambahan yang dimana babak ini ialah babak Pinalti. Yang langsung di menangkan oleh Liverpool skornya 2-3 dan melengkapi tropi menjadi 5 kali memenangkan UEFA Champions League ini.