Sejarah Liga Champions Eropa

UEFA Champions League atau yang dikenal juga dengan nama Liga Champions adalah sebuah kompetisi yang ada antarklub terbaik yang terdapat di benua Eropa. Kompetisi ini juga diselenggarakan oleh UEFA yang selalu memberikan otoritas sepak bola tertinggi di Eropa. Pesertanya juga merupakan semua tim-tim terbaik yang ada di benua biru. Liga Champions merupakan sebuah ajang atau sebuah turnamen klub agen judi bola yang paling bergengsi yang ada di Eropa atau bahkan yang ada di dunia. Pertama kali turnamen ini diadakan yaitu di tahun 1955, pada saat masih bernama European Champions Clubs’ Cup. Berikut ini adalah beberapa informasi yang sudah kami rangkum untuk mengenai sejarah Liga Champions Eropa dari awal mula liga tersebut berdiri hingga sekarang menjadi sebuah ajang antar club sepak bola bergengsi.

Sejarah Liga Champions Eropa

Kompetisi yang ada antarklub di benua Eropa pertama yaitu adalah Challenge Cup. Turnamen tersebut adalah sebuah turnamen yang berhasil mempertemukan klub yang ada di wilayah Austria dan Hungaria. Kemudian terdapat juga turnamen Mitropa Cup yang pertama kali diselenggarakan yaitu pada tahun 1927. Mitropa Cup kemudian berhasil mempertemukan klub klub dari tim yang berada di kawasan Eropa Tengah saja. Di tahun 1930, turnamen antar klub Eropa ini kemudian kembali digelar dengan nama Coupe des Nations pada saat itu turnamen tersebut diadakan di Swiss yang kemudian berhasil mempertemukan juara dari 10 liga berbeda yang ada di Eropa. Klub asal Hungaria, yaitu Ujpest yang telah berhasil menjadi juara turnamen tersebut.

Tahun 40an, upaya membentuk sebuah turnamen yang ada antar klub Eropa kembali dengan diadakannya sebuah turnamen Latin Cup, khusus untuk negara yang berada di kawasan Eropa latin seperti halnya Italia, Prancis, Spanyol dan juga Portugal. Turnamen ini adalah sebuah turnamen yang diadakan antara 1949 sampai dengan 1957.

Meski pada saat itu banyak turnamen antar klub Eropa yang juga diadakan, seperti halnya Challenge Cup, Mitropa Cup, Coupes des Nations atau juga Latin Cup, namun tidak ada yang kejuaraan atau turnamen yang benar-benar mewakili seluruh kawasan Eropa. Turnamen tersebut hanya melibatkan beberapa negara saja dan juga merupakan sebuah turnamen yang dikelola ala kadarnya.

Awal Mula Dibentuk

Pada tahun 1948, klub klub yang merupakan asal Amerika Selatan kemudian mengadakan sebuah turnamen Campeonato Sudamericano de Campeones. Turnamen tersebut adalah sebuah turnamen yang ternyata sukses besar dan kemudian menjadi awal dari turnamen yang berasal dari Copa Libertadores. Hal tersebut lah yang kemudian mendorong editor majalah L’Equipe pada saat itu Gabriel Hanot, untuk mengusulkan sebuah proposal diadakannya sebuah turnamen klub dengan skala besar yang ada di Eropa. Di awal tahun 50an, klub Inggris Wolverhampton yaitu Wanderers lewat pelatihnya pada saat itu di Stan Cullis, mendeklarasikan diri sebagai sebuah klub terbaik yang ada di dunia setelah berhasil memenangkan berbagai pertandingan uji coba untuk melawan klub negara tersebut.

Terutama pada saat mengalahkan sebuah klub Hungaria yaitu Budapest Honved pada tahun 1954. Hal tersebut yang juga kemudian ditentang oleh banyak pihak, termasuk juga oleh Gabriel Hanot. Ia yang pada saat itu mengatakan bahwa Wolverhampton belum layak menjadi klub terbaik, karena masih ada beberapa klub klub hebat lainnya seperti Real Madrid atau juga AC Milan. Kondisi ini yang kemudian membuat UEFA setuju untuk mengadakan sebuah turnamen yang ada antar klub Eropa. Turnamen tersebut dikhususkan sebagai sebuah ajang pembuktian klub terbaik. Kongres UEFA yang berlangsung di Paris pada tahun 1955 pun kemudian setuju mengadakan sebuah turnamen yang diberi nama European Champion Clubs’ Cup atau yang biasa disebut dengan European Cup saja.

Liga Champions Pertama

Kompetisi European Cup yang pertama pun akhirnya dimuali diselenggarakan oleh UEFA yaitu pada musim 1955-1956. Total sebanyak 16 klub yang berasal dari 16 negara, beberapa club yang pada saat itu ikut berpartisipasi, yaitu:

  • AC Milan (Italia)
  • AGF Aarhus (Denmark)
  • Anderlecht (Belgia)
  • Djurgarden (Swedia)
  • Gwardia Warszawa (Polandia)
  • Hibernian (Skotlandia)
  • Partizan (Yugoslavia)
  • PSV Eindhoven (Belanda)
  • Rapid Wien (Austria)
  • Real Madrid (Spanyol)
  • Rot-Weiss Essen (Jerman Barat)
  • Saarbrucken (Saarland)
  • Servette (Swiss)
  • Sporting CP (Portugal)
  • Stade de Reims (Prancis)
  • Voros Lobogo (Hungaria)

Pertandingan dari European Cup pertama, yaitu terjadi tanggal 4 september 1995 antara Sporting CP melawan Partizan dengan sejumlah skor akhir yaitu 3-3. Gol pertama yang di cetak di kompetisi eropa ini dicetak oleh pemain Sporting CP, yaitu Joao Baptista Martins. Dan pada akhirnya, klub Spanyol, yaitu Real Madrid yang kemudian berhasil meraih sebuah gelar juara Eropa pertama dengan mengalahkan Stade de Reims pada babak final, yaitu dengan skor 4-3.

Kompetisi ini pun kemudian menjadi sebuah kompetisi yang terus digelar setiap tahun. Pada tahun 1992-1993, kompetisi ini kemudian berubah nama menjadi UEFA Champions League atau yang kita kenal dengan sekarang ini sebagai Liga Champions UEFA. Hal tersebut juga tentunya dengan diiringi perubahan format. Tim pertama yang kemudian menjadi juara di format Liga Champions adalah Olympique Marseille dari Prancis. Hingga saat ini, Real Madrid menjadi sebuah klub tersukses yang ada sepanjang sejarah Liga Champions karna menjadi club dengan juara terbanyak.

Real Madrid yang telah sukses meraih 5 gelar dalam ajang Liga Champions. Awal secara beruntun dan kemudian menjadi klub juara Liga Champions terbanyak dari dulu hingga sekarang. Dalam daftar juara Liga Champions Eropa, klub lain yang juga pernah beberapa kali meraih juara adalah AC Milan (Italia), Bayern Munchen (Jerman), Barcelona (Spanyol)Liverpool (Inggris), dan Ajax Amsterdam (Belanda).

Tentang Trofi Liga Champions

Trofi ini adalah sebuah trofi yang dirancang oleh Jurg Stadelmann, merupakan seorang seniman asal kota Berne, Swiss yang ternyata kantornya pada saat itu sangat dekat dengan kantor pusat UEFA. Menariknya adalah, trofi ini dibayar senilai 10.000 frans atau senilai Rp 142 triliun untuk merancang ulang trofi yang ada di tahun 1967. Sekarang ini, trofi Liga Champions yang merupakan sebuah versi kelima dari desain lama karena trofi asli dipegang oleh Real Madrid pada saat tahun 1967. Nama julukan trofi tersebut adalah Si Kuping Besar atau La Oregona.

Nama unik tersebut adalah nama yang berasal dari para fans sepakbola di spanyol dan merasa bahwa pegangan trofi tersebut cukup besar menyerupai telinga. Trofi ini juga terbuat dari percampuran 92,5 persen perak murni dan juga 7,5 persen tembaga lho. Klub yang pertama yang sudah menerima prestasi dari redesign yang ada di tahun 1967 adalah Ajax. Klub ini, adalah klub yang telah mendapatkan juara sebanyak tiga kali pada Liga Champions di tahun 70-an.

Demikian itulah sejarah panjang mengenai Liga Champions dari saat berdiri hingga sekarang. Perkembangan dari awal kemunculannya Liga Champions hingga sekarang ini menjadi sebuah hal yang cukup besar. Terutama banyak sekali club-club ternama dunia yang bertanding di liga tersebut.